PASURUAN - Kebakaran hebat melanda Pasar Baru Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pada Kamis (28/8/2025) malam. Peristiwa ini menghanguskan sedikitnya 30 lapak pedagang dan lima kios permanen. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 300 juta.
Api pertama kali muncul dari bagian tengah pasar sekitar pukul 22.30 WIB. Kondisi lapak yang mayoritas terbuat dari kayu membuat si jago merah dengan cepat menyebar ke berbagai arah. Dugaan sementara, kebakaran dipicu hubungan arus pendek listrik dari salah satu lapak.
Salah satu pedagang sayur, Sulaiman menuturkan api tiba-tiba menyambar dan membesar. “Awalnya dari lapak tengah, kira-kira ada 30 lapak lebih yang terbakar. Waktu itu orang-orang tidak tahu karena ada yang buka ada yang tutup, tiba-tiba saja api nyambar ke atas. Sementara akibat kejadian seluruh aktivitas lapak tidak bisa berjalan normal,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Miftahul Ana, pedagang daging ayam yang mengaku tidak bisa berjualan akibat api yang mendadak menyala dan melalap tempat usahanya.
Baca Juga : Balai Bahasa Provinsi Jatim Gelar Sesi Akhir Bimtek Cerdas Mengulas Buku di Pasuruan
Sebanyak sembilan mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Pasuruan, pihak swasta, serta bantuan tangki air dikerahkan ke lokasi dan api baru padam setelah dua jam dilakukan pemadaman oleh petugas. Bahkan hingga Jumat pagi, proses pembasahan masih dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
Pawas Polres Pasuruan, Kompol Firman menjelaskan pihaknya langsung bergerak setelah mendapat laporan. “Pada pukul 22.30 kami menerima laporan kebakaran. Anggota segera menuju lokasi membantu pemadam kebakaran. Untuk korban tidak ada, sementara penyebab masih perlu penyelidikan lebih lanjut,” katanya. (Fadillah Putri)
Baca Juga : BBP Jatim Galakkan Literasi Kritis Sejak Dini lewat Bimtek Cerdas Mengulas Buku Bagi Siswa SD
Editor : M Fakhrurrozi