Sebanyak 363 pelari dari berbagai negara akan mengikuti Ijen Green Trail Run yang digelar pada 6–7 September 2025. Tahun ini Ijen Green Trail menjadi bagian dari kalender Asia Trail Master yang bersanding dengan beberapa event, seperti Bali Trail Run, Malang Trail Run (Mantra) 116, Shiga Kogen 100 Jepang dan The Manjushree Trail Nepal.
Peserta yang sudah mendatar berasal dari sejumlah negara seperti Perancis, Belanda, Jepang, Malaysia, dan Singapura, serta beberapa negara ASEAN lainnya. Kehadiran atlet internasional ini bakal menaklukakan berbagai rintangan yang disuguhkan disepenjang rute yang ada dikawasan Gunung Ijen.
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi, Alvin, mengatakan Ijen Green Trail Run 2025, merupakan salah satu event sport turims yang diselenggrakan dikawasan Ijen Geopark. Event ini diharapkan mampu memperluas daya tarik Banyuwangi sekaligus membuka peluang lahirnya atlet trail run lokal.
“Kita tahu olahraga lari dan trail run ini mulai banyak disukai oleh masyarakat. Dengan event ini diharapkan bisa menjadi wadah sekaligus salah satu kompetisi bagi atlet-atlet dan pencinta trail run,” ungkap Alvin, Jum'at (29 Agustus 2025).
Selain menjadi ajang kompetisi, kehadiran ratusan peserta juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran pelari mancanegara dan domestik diprediksi akan mendorong kunjungan wisata serta meningkatkan okupansi hotel dan homestay di Banyuwangi.
Dengan rute yang melintasi kawasan Ijen Geopark, peserta akan disuguhi panorama alam pegunungan, hutan, hingga jalur menantang khas Banyuwangi. Hal ini menjadikan Ijen Green Trail Run bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga promosi wisata alam Banyuwangi.
Handoko Khusumo
Editor : JTV Banyuwangi