BLITAR - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar mengukuhkan komitmennya dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui instrumen zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS Kabupaten Blitar tahun 2025 yang mengusung tema "Menguatkan BAZNAS dalam mendukung Asta Cita."
Rakerda yang bertempat di ruang Candi Penataran Kantor Kabupaten ( Kankab) Blitar, Kamis 27 November 2025 ini menjadi ajang konsulidasi strategis. Rakorda ini di buka langsung oleh Bupati Blitar, Drs.H. Rijanto, M.M.
Hadir dalam Forum ini jajaran pengurus BAZNAS Kabupaten Blitar, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jatim, Dr. K.H. Husnul Khuluq, Kemenag, RSUD Perwakilan OPD lingkup Pemkab Blitar serta para tamu undangan.
Baca Juga : Bupati Blitar Kukuhkan Pengurus Baru PPDI, Tekankan Sinergi dan Profesionalisme
Dalama sambutannya Bupati Blitar Drs.H. Rijanto, M.M. menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Blitar atas terselenggaranya Rakorda yang dinilai strategis sebagai forum berbagi gagasan dan menyatukan visi dalam pengelolaan zakat yang tepat sasaran.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Bupati Rijanto kepada BAZNAS Propinsi jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Blitar yang selama ini telah membangun sinergi dan kolaborasinya bersama Pemerintah Kabupaten Blitar dalam pengelolaan zakat, infaq dan sedekah.
“Melalui berbagai program yang telah diluncurkan sehingga dapat memberikan manfa’at yang begitu besar kepada masyarakat kami, baik di bidang kesehatan, pendidikan, usaha produktif dan sebagainya,” tuturnya.
Baca Juga : Kampus Pertama di Blitar Selatan Genap Berusia Satu Tahun, UMINA Siap Cetak SDM Unggul
Bupati Rijanto berharap sinergitas yang sudah terbangun selama ini terus dirawat dan ditingkatkan agar kelak seluruh potensi zakat yang ada di daerah ini benar - benar dapat dioptimalkan terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat,” tegasnya.
Sementara itu Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jatim, Dr. K.H. Husnul Khuluq menekankan bahwa pengelolaan zakat perlu diarahkan secara produktif agar para penerima (mustahik) dapat mandiri dan kelak menjadi muzakki.
“Saya berharap Baznas Kabupaten Blitar mampu mengembangkan program zakat produktif, sehingga pemerima zakat (mustahiq ) bisa berdaya dan bertransformasi menjadi pemberi zakat ( muzakki),” tuturnya.
Baca Juga : Hari Jadi Blitar ke 700, Pemkab Blitar Gelar Upacara Adat Pisowanan Ageng
Pada kesempatan tersebut Bupati Blitar juga menyerahkan berbagai secara simbolis sejumlah bantuan program Baznas diantaranya, Bantuan anak yatim - piatu 10 anak per@300 ribu, Gerobak dorong 10 penerima ( kerjasama Baznas Jawa Timur dan Baznas Kabupaten Blitar), Bea siswa untuk 15 mahasiswa SKSS ( Satu keluarga satu sarjana) masing – masing 2 juta persemester hingga 8 semester.
Selanjutnya BMM ( Baznas Microfinance Masjid) untuk 2 masjid sebagai penerima masing – masing 150 juta. Penyerahan Kartu BPJS secara simbolis kepada imam masjid dan Penyerahan program balai ternak terdiri 2 kelompok yang masing masing beranggotakan 10 orang yakni kelompok ternak burung puyuh menerima 40 juta dan ternak kambing 35 juta.
Sementara itu Plt.Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar KH. Achmad Lazim Lazim, S.E.,M.M. menyampaikan bahwa pelaksanaan Rakorda merupakan momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar lembaga.
Baca Juga : Bupati Blitar Mak Rini Buka Pelatihan Penanganan Kekerasan Perempuan Dan Anak
“Melalui Rakorda ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berkomitmen memperkuat kolaborasi dan sinergi antar lembaga dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat di Kabupaten Blitar,” ucapnya (Moch.Asrofi)
Editor : JTV Kediri



















