SURABAYA - Sebanyak 23 sepeda motor hangus terbakar dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (29/8/2025). Beberapa di antaranya diketahui milik petugas kepolisian yang sedang bertugas mengamankan jalannya aksi.
Sejumlah motor bahkan dikeluarkan paksa dari dalam kompleks Grahadi dan dibakar di jalan raya. Bangkai kendaraan kini dikumpulkan di depan gedung, dalam kondisi rata-rata hangus dan sulit dikenali. Polisi masih melakukan proses identifikasi terhadap kendaraan yang terbakar.
Motor-motor tersebut diduga dibakar saat aksi solidaritas atas kematian Affan Kurniawan berlangsung ricuh. Massa yang mencoba mendobrak pagar Grahadi dan melempari batu ke arah gedung maupun aparat, disemprot water canon oleh petugas.
Baca Juga : Ribuan Massa Kepung Grahadi, Sejumlah Motor Dibakar
Tak lama kemudian, kobaran api terlihat di sisi timur Grahadi dan melalap sejumlah motor yang terparkir. Kericuhan juga mengakibatkan kerusakan fasilitas Gedung Grahadi, termasuk pagar yang dijebol massa.
Aksi di Surabaya ini merupakan bentuk solidaritas atas meninggalnya Affan Kurniawan, driver ojek online yang tewas setelah terlindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta pada Kamis (28/8). Peristiwa itu terjadi di kawasan Pejompongan saat demonstrasi besar menolak kenaikan tunjangan DPR RI berakhir ricuh.
Baca Juga : JTV Siapkan Program Spesial HUT ke-80 Kemerdekaan RI
Affan, yang ketika itu tengah mengantar pesanan, tertabrak rantis Baracuda dan sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. Tragedi tersebut kemudian memicu gelombang protes di berbagai daerah, termasuk Surabaya, yang berujung pada pembakaran 23 motor di depan Grahadi hari ini. (*)
Editor : A. Ramadhan