SURABAYA - Surabaya dilanda banjir pada Minggu, 4 Januari 2026, setelah hujan deras mengguyur kota selama lebih dari tiga jam. Genangan air dilaporkan merendam permukiman warga, jalan utama, hingga menyebabkan kendaraan mogok di sejumlah titik.
Banjir terpantau terjadi di beberapa kawasan, di antaranya Simo Kalangan, Bendul Merisi, Dukuh Kupang, Pakis, Rungkut Menanggal, hingga Keputih. Di wilayah Simo Kalangan, ketinggian air dilaporkan mencapai selutut orang dewasa, membuat aktivitas warga lumpuh sementara.
Selain permukiman, genangan juga merendam sejumlah ruas jalan dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Sejumlah sepeda motor dilaporkan mogok saat melintas, sementara beberapa rumah warga tergenang air hingga masuk ke dalam rumah.
Di tengah kejadian tersebut, unggahan warga di media sosial ramai beredar. Video dan foto yang diunggah memperlihatkan kondisi banjir di lingkungan masing-masing, mulai dari jalan yang berubah seperti sungai, motor didorong karena mogok, hingga rumah terendam.
Baca Juga : Ribuan Warga Surabaya Berikrar Jogo Suroboyo, Eri Cahyadi Terharu dan Teteskan Air Mata
Unggahan itu menyebar luas melalui Instagram, WhatsApp grup, dan platform media sosial lainnya.
Pemerintah Kota Surabaya melalui dinas terkait dan petugas pemadam kebakaran telah menerjunkan personel serta mobil pompa untuk menyedot air di titik-titik banjir.
Upaya penanganan dilakukan secara bertahap seiring hujan yang masih mengguyur beberapa kawasan.
Baca Juga : Surabaya Great Expo 2025 Integrasikan UMKM dengan Layanan Publik
Hingga Minggu malam, genangan di sejumlah lokasi mulai berangsur surut, namun warga diminta tetap waspada mengingat potensi hujan susulan masih bisa terjadi. (*)
Editor : A. Ramadhan



















