Menu
Pencarian

Cabai Rawit Mahal, Petani Magetan Terpaksa Panen Dini Akibat Tanaman Layu

JTV Madiun - Jumat, 28 November 2025 17:03
Cabai Rawit Mahal, Petani Magetan Terpaksa Panen Dini Akibat Tanaman Layu
Cabai Rawit Mahal, Petani Magetan Terpaksa Panen Dini Akibat Tanaman Layu

MAGETAN - Musim hujan yang berlangsung terus-menerus dalam beberapa pekan terakhir membuat petani cabai rawit di Kabupaten Magetan kelimpungan. Banyak tanaman mereka mengalami layu hingga memaksa petani melakukan panen dini, meskipun harga cabai saat ini sedang mengalami tren kenaikan.

Di sejumlah lahan pertanian, pohon cabai rawit menunjukkan gejala layu parah. Curah hujan tinggi yang turun hampir setiap hari membuat tanaman lebih rentan terserang jamur dan busuk batang. Kondisi tersebut menyebabkan petani tidak memiliki pilihan selain memetik cabai yang masih berwarna hijau untuk menghindari kerugian lanjutan. Jika menunggu hingga cabai matang sempurna, risiko buah rontok ataupun membusuk jauh lebih besar.

Para petani mengungkapkan, musim hujan selalu menjadi momen paling rawan terhadap gagal panen. Kadar air yang terlalu tinggi membuat kualitas buah menurun drastis. Tarsih, salah satu petani cabai di Magetan, menyebutkan bahwa panen dini adalah langkah terpaksa meskipun hasilnya tidak sebanding dengan biaya produksi. “Daripada busuk semua, ya terpaksa dipanen meskipun masih hijau,” ujarnya.

Sementara itu, harga cabai rawit merah di tingkat petani sebenarnya sedang bertahan di kisaran Rp40 ribu per kilogram, mengikuti kenaikan harga di pasar yang sudah berlangsung selama dua minggu terakhir. Namun kondisi di lapangan tidak selalu sejalan. Cabai yang dipanen dalam kondisi masih hijau hanya laku sekitar Rp20 ribu per kilogram, atau separuh harga cabai matang.

Baca Juga :   Curah Hujan Tinggi Rusak Tanaman Cabai, Hasil Panen Petani di Kediri Turun 50 Persen

Selisih harga yang terlalu jauh membuat keuntungan petani menyusut tajam. Sebagian petani bahkan mengaku hanya bisa menutup biaya modal tanpa mendapatkan laba. Mereka berharap cuaca segera membaik agar tanaman yang masih tersisa dapat tumbuh normal dan menghasilkan cabai berkualitas lebih baik.

Di sisi lain, kebutuhan cabai di pasar tetap tinggi. Jika pasokan terus menurun akibat cuaca buruk, tren kenaikan harga diprediksi masih akan berlanjut. Namun bagi para petani Magetan, harga tinggi belum tentu membawa keuntungan, karena hasil panen terlanjur turun drastis akibat serangan penyakit dan kondisi lahan yang terlalu lembap.

Editor : JTV Madiun






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.